Unknown
Ada yang jatuh tepat di ujung senja
Selengkung senyum yang terbenam diantara jingga

Senja yang khusyuk menggantung dibulu matamu
Menuliskankan sejuta aksara rindu yang tak selasai kubaca

Sedang tatap matamu tumbuh sebagai purnama
Menyediakan tempat untuk aku sembunyi
Dari kupukupu malam yang membawa kelam

Lihatlah, mentari kehabisan tenaga memanjat pucuk pucuk cemara
Ratusan kepak camar datang menghalau dingin

Ku kecupkan hening di keningmu
Ku pelukkan sejuta rasa yang tak terbahasakan
Bibirku mengeja setiap sajak yang mengalir dari matamu
Meski hening,
Dihatiku dan hatimu menghantarkan kata cinta

Kota ASRI
Hari ke 13 dibulan November

0 Responses

Posting Komentar